Senin, 26 Maret 2018

Rangkuman Sistem Administrasi Proyek

1.      Penilaian Kelengkapan Administrasi Tender
Dokumen-dokumen yang dibutukan dalam penawaran admistrasi terdiri dari empat bagian, yaitu :
a.       Formulir Kualifikasi.
1)      Surat Pernyataan minat
2)      Surat Pernyataan Fakta Integritas
3)      Formulir Isian penilaian Kualifikasi
4)      Surat Pengantar Penawaran
5)      Surat Pernyataan Kebenaran Dokumen
6)      Surat Pernyataan Kebenaran Dokumen
7)      Surat Pernyataan tidak dalam pengawasan.
8)      Surat pernyataan Tidak masuk dalam daftar hitam (blacklist)
9)      Surat pernyataan berseda Memberikan Jaminan Pelaksanaan
10)  Surat pernyataan memiliki memapuan pada Bidang Pekerjaan usaha kecil.
11)  Surat pernyataan mampu menyediakan Fasilitas, peralata, dan personel.
12)  Surat Asli kuasa penadatanganan Penawaran ( Jika penandatangan dikuasakan)
b.      Dokumen Legal
1)      Fotocopy Akte Pendirian dan Perubahan
2)      Fotocopy Tanda Daftar Perusahan (TDP)
3)      Fotocopy Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
4)      Fotocopy Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK)
5)      Fotocopy Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK)
6)      Fotocopy Sertifikat ISO
7)      Surat Pernyataan Identitas Diri dan Fotocopy KTP
8)      Fotocopy SIKA PKN (SP-PJT)
9)      Surat Keterangan Domisili
10)  Dokumen-dokuemn lainnya yang sesuai dengan persyaratan yang diminta oleh panitia tender.
c.       Dokumen Pajak
1)      Fotocopy NPWP dan PKP
2)      Fotocopy Bukto penerimaaan surat SPT tahunan PPh baan, PPh pasal 21, SSP pasal 25.
d.      Dokumen BANK
1)      Surat asli referensi bank.
2)      Fotocopy Neraca Audi (untuk pengadaan barang, pemborong, dan jasa lainnya).
3)      Surat jaminan penawaran dari bank (untuk pengadaan barang, pemborong, dan jasa lainnya)
Dokumen penawaran administrasi akan dikatakan sah bila :
a.       Telah ditandatangani oleh orang yang berwenang
b.      Adanya persaingan yang sehat.
c.       Adanya surat jaminan penawaran yang harus memenuhi kriteria.
d.      Surat penawaran yang menggunakan satu sampul.
e.       Pengerjaan harus sesuai dengan jangka waktu yang telah disepakati.
f.       Analisis Harga Satuan Pekerjaan Utama.
g.      Melunasi segala sesuatu yang berhubungan dengan pajak.
h.      Untuk hal yang kurang jelas, panitia tender dapat melakukan klarifikasi.
i.        Untuk penawaran yang telah memenuhi persyaratan adminstrasi.

2.      Aspek Administrasi dalam Pengelolaan Usaha
a.       Perizinan Usaha
1)      Surat Izin Gangguan (HO) dan Surat Izin Tempat Usaha (SITU)
Izin gangguan adalah pemberian izin tempat usaha kepada perusahaan dilokasi tertentu yang dapat menimbulkan bahaya atau kerusakan lingkungan. Persyaratan memperoleh HO dan SITU adalah sebagai berikut:
a)      Surat pemohon
b)      Fotocopy surat pemohon
c)      Fotocopy IMB sesuai fungsi usaha
d)     Fotocopy tanda lunas PBB tahun berjalan.
e)      Fotocopy akta pendirian usaha untuk badan usaha
f)       Surat keterangan domosili dari kelurahan
g)      Surat pernyataan tidak keberatan tetangga
h)      Fotocopy surat tanah/sewa
i)        Surat perjanjian sewa menyewa
j)        Berita acara pemeriksaan lapangan
k)      Berita acara rapat pembahasan.
Manfaat memiliki HO dan SITU antara lain :
a)      Mempermudah permohonan SIUP
b)      Memperoleh jaminan perlindungan keamanan
c)      Dapat digunakan sebagai jaminan pinjaman modal ke bank
d)     Menjadi sarana untuk meminta ganti rugi apabila tempat usaha mengalami penggusuran atau pemindahan lokasi.
2)      Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
SIUP adalah surat izin untuk dapat melaksanakan kegiatan usaha perdagangan. Berdasarkan besar kecilnya usaha, SIUP terbagi menjadi :
a)      SIUP kecil.
b)      SIUP menengah.
c)      SIUP besar.

b.      Surat Meyurat
Jenis surat yang digunakan dalam kegiatan usaha disebut juga sebagai dengan surat niaga. Jenis-jenis surat niaga antara lain :
1)      Surat perkenalan.
2)      Surat permintaan penawaran.
3)      Surat penawaran.
4)      Surat pesanan.
5)      Surat pemberitahuan pengiriman barang.
6)      Surat pengaduan.

c.       Pencatatan Transaksi Barang/Jasa
Secara umum, bukti transaksi perusahaan terbagi menjadi 2, yaitu bukti transaksi intern dan ekstern. Transaksi ntern, yaitu bukti transaksi yang dibuat oleh dan untuk intern perusahaan yang terdiri dari bukti kas masuk dan bukti kas keluar. Sedangkan transaksi ekstern, yaitu bukti transaksi yang berhubungan dengan pihak luar yang terdiri dari faktur, kuitansi, nota bukti, nota debet, nota kredit dan cek.
d.      Pencatatan Transaksi Keuangan
Penyusunan laporan keuangan bertujuan untuk :
1)      Memberikan informasi keuangan maupun informasi lainnya mengenai sumber-sumber ekonomi,dan kewajiban serta modal perusahaan
2)      Memberikan informasi mengenai perubahan dalam sumber-sumber ekonomi karena ada aktivitas memperoleh laba
3)      Memberikan informasi keuangan agar bisa memperkirakan potensi perusahaan dalam memperoleh laba di masa depan
4)      Memberikan informasi keuangan yang membantu para pengguna laporan dalam memperkirakan potensi guna menghasilkan laba.
Penyusunan laporan keuangan harus relevan, dapat dimengerti, daya uji, netral, tepat waktu, dapar dibanding dan lengkap.

e.       Pajak
Pajak adalah iuran dari rakyat kepada kas negara berdasarkan undang-undang dengan tidak mendapatkan jasa timbal balik yang berlangsung serta dapat ditunjukkan dan digunakan untuk membayar pengeluaran umum. Perpajakan di Indonesia meliputi ketentuan dan peraturan perundangan yang berlaku di bidang perpajakan mulai dari :
1)      Ketentuan umum perpajakan
2)      Pajak Penghasilan (PPh)
3)      Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa (PPN)
4)      Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM)
5)      Bea Materai
Setiap wajib pajak wajib memiliki NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), yaitu nomor yang diberikan kepda wajib pajak sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang digunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas wajib pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya. Pembayar pajak atau Wajib Pajak di bagi menjadi dua, yaitu wajib pajak orang dan wajib pajak badan / perusahaan.

3.      Manajemen Proyek
Manajemen proyek adalah salah satu cara yang ditawarkan untuk maksud pengelolaan suatu proyek, yaitu suatu metode pengelolaan yang dikembangkan secara ilmiah dan intensif sejak pertengahan abad ke-20 untuk menghadapi kegiatan khusus yang berbentuk proyek. (Iman Soeharto, 1999).
Manajemen proyek meliputi proses perencanaan (planning) kegiatan, pengaturan (organizing), pelaksanaan dan pengendalian (controlling). Proses perencanaan, pengaturan, pelaksanaan dan pengendalian tersebut dikenal dengan proses manajemen.
Tujuan dari proses manajemen adalah untuk mengusahakan agar semua rangkaian kegiatan tersebut :
·         Tepat waktu, dalam hal ini tidak terjadi keterlambatan penyelesaian suatu proyek
·         Biaya yang sesuai, maksudnya agar tidak ada biaya tambahan dari perencanaan biaya yang telah dianggarkan.
·         Kualitas yang sesuai dengan persyaratan.
·         Proses kegiatan dapat berjalan dengan lancer
Sasaran utama dalam manajemen proyek dapat dikategorikan sebagai berikut:
·         Pengembangan dan penyelesaian sebuah proyek dalam budget yang telah ditentukan, jangka waktu yang telah ditetapkan dan kualitas bangunan proyek sesuai dengan spesifikasi teknik yang telah dirumuskan,.
·         Bagi kontraktor yang bonafide yaitu untuk mengembangkan reputasi akan kualitas pekerjaannya (workmanship) serta mempertahankannya,
·         Menciptakan organisasi di kantor pusat maupun di lapangan yang menjamin beroperasinya pekerjaan proyek secara kelompok (team work).
·         Menciptakan iklim kerja yang mendukung baik dari segi sarana,kondisi kerja, keselamatan kerja dan komunikasi timbal balik yang terbuka antara atasan dan bawahan.
·         Menjaga keselarasan hubungan antara sesamanya sehingga orang yang bekerja akan didorong untuk memberikan yang terbaik dari kemampuan dan keahlian mereka.
Kegiatan yang dilakukan dalam  manajemen proyek yaitu antara lain:
a.       Identifikasi objek yang akan dikelola.
b.      Konsep pengelolaan yang akan dipakai.
c.       Area ilmu manajemen proyek (PM-BOK).
d.      Metode, teknik, dan prosedur.
e.       Aplikasi konsep manajemen proyek pada praktek penyelenggaraan (operasional) proyek.

4.      Syarat Membangun Sebuah Gedung
Berikut adalah syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan sertifikat laik fungsi menurut Davy Sukamta, Ketua Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia (HAKI):
a)      Sebelum dibangun, gedung harus memiliki Izin Mendirikan Bangunan)
Bangunan akan dikatakan ilegal jika sudah selesai dibangun tetapi tidak memiliki IMB. Karena itulah, pastikan pengembang apartemen sudah mengantongi IMB.
b)      Dokumen Rencana Desain Pembangunan Gedung
Setelah IMB didapatkan, pengembang harus mengajukan dokumen yang berupa rencana atau desain pembangunan gedung. Ketika dibangun, pemerintah daerah akan mengecek apakah gedung sudah sesuai dengan rencana, misalnya luas ruangan dan tata letak ruangannya.
Selain masalah perijinan, ada beberapa hal yang harus dilakukan pemilik gedung sebelum membangun suatu gedung, yaitu:
a)      Masa persiapan
Masa persiapan terdiri dari hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan pembangunan, mulai dari penyiapan lokasi tanah yang akan dibangun, pembentukan tim manajemen pembangunan, pemikiran prospek kemanfaatan gedung, dan lain-lain.
b)      Masa perencanaan gedung
Ini adalah saat-saat pembuatan desain gedung, perhitungan rencana anggaran biaya pembangunan (RAB), pembuatan rencana kerja dan syarat-syarat (RKS), pengurusan IMB, pembentukan kegiatan tender/lelang untuk menentukan kontraktor yang dipercaya untuk melaksanakan pembangunan, dll.
c)      Masa pembangunan gedung
Kontraktor yang menang tender lalu melakukan pembangunan gedung di bawah pantauan pemilik gedung secara langsung, atau diwakilkan oleh manajemen konstruksi, atau kepada konsultan pengawas. Kontraktor general bisa juga dibantu oleh subkontraktor spesialis atau mandor untuk melaksanakan pekerjaan.
d)     Masa perawatan gedung
Setelah selesai pembangunan, maka akan dilakukan serah terima gedung kepada pemilik proyek, tapi masih dilanjutkan dengan kegiatan pemeliharaan dalam jangka waktu yang telah disepakati dalam kontrak kerja konstruksi.
e)      Manajemen pengelolaan gedung
Tim bekerja untuk memastikan gedung berfungsi sebagaimana mestinya, mulai dari sistem parkir gedung, pembagian tugas pengelolaan seperti lift, listrik, kebersihan, keamanan, ketertiban, pengairan, pertamanan, dll.
f)       Pembongkaran gedung
Pembongaran gedung dilakukan jika akan diganti dengan yang baru, atau sudah tidak layak digunakan (sudah tua, atau di luar batas waktu perencanaan dan ada resiko roboh), oleh karena itu bisa dilakukan pekerjaan bongkar gedung untuk dibangun baru kembali. Proses pembongkaran suatu gedung, perlu dilakukan secara bertahap, mulai dari lantai paling atas. Selain itu, harus ada pelindung debu di sekeliling gedung agar tidak keluar dari area proyek dan tidak mengganggu publik.





Senin, 12 Maret 2018

SISTEM ADMINISTRASI PROYEK

Pengertian proyek konstruksi adalah suatu rangkaian kegiatan yang berkaitan dengan upaya pembangunan sesuatu bangunan, mencakup pekerjaan pokok dalam bidang teknik sipil dan arsitektur, meskipun tidak jarang juga melibatkan disiplin lain seperti teknik industri, mesin, elektro, geoteknik, maupun lansekap.
Dari pengertian dan batasan di atas, maka dapat dijabarkan beberapa karakteristik proyek sebagai berikut.
a)      Waktu proyek terbatas, artinya jangka waktu, waktu mulai (awal proyek dan waktu finish (akhir proyek) sudah tertentu.
b)      Hasilnya tidak berulang, artinya produk suatu proyek hanya sekali, bukan produk rutin/berulang (Pabrikasi).
c)      Mempunyai tahapan kegiatan-kegiatan berbeda-beda, dengan pola di awal sedikit, berkembang makin banyak, menurun dan berhenti.
d)     Intensitas kegiatan-kegiatan (tahapan, perencanaan, tahapan perancangan dan pelaksanaan).
e)      Banyak ragam kegiatan dan memerlukan klasifikasi tenaga beragam pula.
f)       Lahan/lokasi proyek tertentu, artinya luasan dan tempat proyek sudah ditetapkan, tidak dapat sembarang tempat.
g)      Spesifikasi proyek tertentu, artinya persyaratan yang berkaitan dengan bahan, alat, tenaga dan metoda pelaksanaannya yang sudah ditetapkan dan harus memenuhi prosedur persyaratan tersebut.
Pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksaan/penyelenggara proyek antara lain  adalah :
a)      Owner/Pemilik, adalah orang atau badan yang memerintahkan/memberikan pekerjaan (proyek) kepada pihak lain (Konsultan/kontraktor) untuk dilaksanakan dan membayar serta menerima hasil pekerjaan tersebut.
b)      Pemimpin Proyek/Pemimpin bagian proyek, adalah orang yang ditunjuk oleh pemilik untuk memimpin dan bertindak sebagai pemilik di dalam pengelolaan proyek.
c)      Konsultan Perencana adalah badan usaha atau orang yang ditunjuk oleh owner untuk membuat perencanaan lengkap tentang proyek yang diinginkan, sehingga siap dilelangkan dan dilaksanakan.
d)     Konsultan Pengawas (Supervisi) adalah badan usaha atau orang yang diberi tugas/ditunjuk oleh owner untuk melaksanakan pengawasan/pengendalian pelaksanaan proyek agar sesuai dengan perencanaannya.
e)      Kontraktor adalah orang yang diberi tugas untuk mengerjakan  suatu proyek.
      Proyek  Konstruksi: siklus proyek konstruksi  umumnya  sebagai berikut:
a)      Tahap studi kelayakan (feasibility)- tahap ini meliputi kegiatan:  perumusan proyek, studi kelayakan, strategi perencanaan dan persetujuan.  Keputusan  untuk melajutkan atau tidak proyek yang akan dibuat  dilakukan pada akhir tahap ini.
b)      Perencanaan dan disain (planning and design) –  tahap ini meliputi kegiatan:  pembuatan desain utama (base design), pembiayaan dan penjadualan,  masalah kontrak dan  pembuatan detail perencanaan. Penyelesaian kontrak dilakukan dalam akhir tahap ini.
c)      Tahap konstruksi (constraction) – tahap ini meliputi  manufacturing (penyiapan mesin), penyerahan, pekerjaan sipil, pemasangan mesin-mesin dan uji coba.  Semua fasilitas harus sudah lengkap dan sempurna pada akhir tahap ini.
d)     Tahap akhir dan mulai operasi (turnover and startup) – tahap ini meliputi: uji coba akhir dan perawatan. Pada akhir tahap ini semua fasilitas harus sudah dapat bekerja secara penuh.

Pengorganisasian (Organizing)
Pada kegiatan ini dilakukan identifikasi dan pengelompokan jenis-jenis pekerjaan, menurut pendelegasian wewenang dan tanggung jawab personel serta meletakkan dasar bagi hubungan masing-masing unsur organisasi. Untuk menggerakkan organisasi, pimpinan harus mampu mengarahkan organisasi dan menjalin komunikasi antarpribadi dalam hierarki organisasi. Semua itu dibangkitkan melalui tanggung jawab dan partisipasi semua pihak.
Struktrur organisasi yang sesuai dengan kebutuhan proyek dan kerangka penjabaran tugas personel penanggung jawab yang jelas, serta kemampuan personel yang sesuai keahliannya, akan diperoleh hasil positif bagi organisasi.

Pelaksanaan (Actuating) 
Kegiatan ini adalah implementasi dari perencanaan yang telah ditetapkan, dengan melakukan tahapan pekerjaan yang sesungguhnya secara fisik atau nonfisik sehingga produk akhir sesuai dengan sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan. Karena kondisi perencanaan sifatnya masih ramalan dan subyektif serta masih perlu penyempurnaan, dalam tahapan ini sering terjadi perubahan-perubahan dari rencana yang telah ditetapkan.

Pengendalian (Controlling) 
Kegiatan yang dilakukan pada tahapan ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa program dan aturan kerja yng telah ditetapkan dapat dicapai dengan penyimpangan paling minimal dan hasil paling memuaskan. Untuk itu dilakukan bentuk-bentuk kegiatan seperti berikut :
  • Supervise : melakukan serangakaian tindakan koordinasi pengawasan dalam batas wewenang dan tanggung jawab menurut prosedur organisasi yang telah ditetapkan, agar dalam operasional dapat dilakukan secara bersama-sama oleh personel dengan kendali pengawas.
  • Inspeksi : melakukan pemeriksaan terhadap hasil pekerjaan dengan tujuan menjamin spesifikasi mutu dan produk sesuai dengan yang direncanakan.
  • Tindakan Koreksi : melakukan perbaikan dan perubahan terhadap rencana yang telah ditetapkan untuk menyesuaikan dengan kondisi pelaksanaan.



Rabu, 31 Mei 2017

Speech draft for final exam


Hay guys,
First I would like to give thanks to The God who has bestowed His gift upon me and all of us

So I can finish this video of mine.

In this opportunity I will deliver a speech entitled "The Influence of Music on Our Life "
I believe we all know what music is. I'm sure you are one of the many people who loves musics, even if you cant play music. There are many genre of music such as jazz, metal, rock, blues etc. Each genre has it’s own influence on each individual. According to research from America, children who are educated and taught music when they were young, their memory is stronger than those who aren’t being taught.

Most peopl didn’t know the good effect of music education. They thought that music are just music, nothing more. In fact, music actually play a big role in forming someone’s emotion and mentality. Doctors and experts also use music to prevent Stroke, Alzheimer's disease and autism. Still can not believe music can not heal?
A study in Arizona, America has researched and proved that plants that wither or about to die has been succesfuly brought back to life because of music. This is because with music, stress is lost. The Mozart Effect, one of the most influential and influential educational influences in the world. This effect proven to reduce stress and improve the quality of logical and mathematical analytic of one person. The effect of music also take parts in our mood such as, classical music can be soothing, fast music like rock and hip hop makes us excited. Other than that, Our creativity is also growing. Our confidence can also increase because of music.

So what if we want to explore music? Where to start from? Actually there is much we can do. Starting from the easiest to learn, that is singing. Dancing with the rhythm of the music and sing altogether.


This is my speech about the influence of music on humans. We are sorry if there are errors. And so......
thanks.

.


My Future Business



My Future Business Is to open a cafe and resto.
Hay friend of a friend all on this accasion I will about my business stiil in the process for the future is " Cafe and Resto " why did I choose this business ? because I know this business is very needed by many people, and with a little flourish of his day and age. in particular the society among the middle to the top every day busy with his work each. even to forget to cook and also many who love the culinary indonesian culinary. The concept that I will explain this is to open a cafe and restaurant aims other than to relax and eat at the cafe is also provided many facilities facilities that make the visitors interested and impressed so that visitors think to return to the cafe and I will make the cafe With a design that is as attractive and romantic as possible so that visitors can feel the comfort and especially that bring a partner especially in today's era for selfie selfie wherever he is.
Here we provide a place to capture the moment so from that I take a business or business that I have planned so that his future can suckes by running this business. Maybe this is just a story about my business I hope this story can be useful for friends who read my blog this. All of me, thank you, hehe.

Akeelah and The Bee


1. Who is your favorite character, and why you chose her/him?
My favorite character is Dr. larabee, why? because Dr. larabee thats makes akeelah great. And Dr. Larabee teaches akeelah a lot, and not just teaches akeelah, Dr. Larabee also considers akeelah like her daughter. Dr. Larabee also gets a trick to make daniel memorize the words, the trick is daniel memorize while jumping rope, this is funny right? But Akeelah uses this trick when spellin bee contest.
2. What is your favorite scene in the movie? and what has that scene taught you?
The best scene is when one of Akeela bestfriend, Javier tried to buy Akeelah some time in regional bee when her mother come and asked her to stop what is she doing. He asked the judges to give him the definition of Rattatouille five times, and even ask the judges to sing a song about it. He makes all the judges confused about it. He also said he even consider to tap dance in case Akeelah didn’t show up.

3. Mention at least 10 words with their definition from the movie?
1.      Synecdoche = a figure of speech by which a part is put for the whole
2.      Argillaceous = of, relating to, or containing clay or clay minerals
3.      Zarzuela = a usually comic Spanish operetta
4.      Craquelure = a cracking (as of varnish, color, or enamel) on a work of plastic art
5.      Ecdysis = the act of molting or shedding an outer cuticular layer
6.      Brunneus = dark brown colors, used in scientific things...
7.      Fortification = a defensive wall built to strengthen something…
8.      Doubt = questioning one’s idea.
9.      Fanciful = i dunno, something fancy? Exotic or what?
10.  Ambidextrous = able to do things with either left or right hand with the same efficiency